**ANUGRAH SANG ILLAHI**

APAKAH SEHAT HARUS  DENGAN BIAYA MAHALL ??
M
enjaga kesehatan tubuh dasar hukumnya adalah wajib. Jika ditanya pada setiap manusia apakah mereka mau sehat atau sakit, tentu semuanya akan menjawab mau sehat. Siapa juga yang mau sakit? Namun, masing-masing orang selalu menganggap bahwa penyakit itu tidak dapat dihindari dan sudah merupakan takdir. Padahal, kesehatan pun bisa direkayasa. Inilah yang diajarkan oleh Rasulullah saw., sang suri teladan umat Islam.


1.  Tersenyum dan tertawalah. Perlu diketahui bahwa hanya dengan satu menit tertawa, kamu akan memperoleh manfaat yang sama dengan 45 menit berolahraga mengeluarkan keringat. Tertawa alami, tertawa disengaja, atau dipaksa tertawa juga mempunyai efek yang sama. Berdasarkan penelitian para ahli kesehatan, tertawa itu akan memberikan efek yang luar biasa seperti melancarkan aliran darah, mengurangi resiko penyakit jantung, meningkatkan daya tahan tubuh, menghasilkan hormon endorfin sebagai obat penenang alami, memijat paru-paru dan jantung, menurunkan stres, meningkatkan kadar oksigen (O2) dalam darah, mengkontraksikan 80 titik saraf, melemaskan otot-otot, meringankan konstipasi, dan menurunkan tekanan darah.

2.  Tidurlah di awal malam dan bangun pada dua pertiga malam. Usahakan posisi tidur miring ke kanan dan jangan tidur dalam keadaan kenyang. Alangkah lebih baiknya jika berwudhu sebelum pergi tidur. Penelitian di Universitas Alexandria oleh dr. Musthafa Syahatah, salah seorang dekan Fakultas THT, menunjukkan bahwa jumlah kuman pada orang yang berwudhu lebih sedikit dari pada orang yang tidak berwudhu.


3.  Rajin-rajinlah bersiwak atau menggosok gigi. Bersiwak dapat mencegah caries dan berefek ke beberapa organ penting seperti jantung, serta mampu meningkatkan fungsi pencernaan yang akan berdampak pada kesehatan organ pencernaan.

4.  Cukurlah bulu kemaluan karena di sanalah parasit Sarcoptes scabeiakan berkembang biak. Dan potonglah kuku secara rutin karena daerah di bawah kuku yang panjang adalah tempat kuman senang bersarang. Fitrah lainnya yang dianjurkan adalah mencabut bulu ketiak dan memendekkan kumis bagi laki-laki (HR Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasa’i, Abu Daud, Ibnu Majah, Imam Ahmad, dan Imam Malik).


5.  Makanlah ketika lapar dan jangan sampai kenyang. Kapasitas perut itu baiknya adalah sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minumnya, dan sepertiga untuk nafasnya. Perut yang kenyang dapat merusak agama, menimbulkan penyakit, dan membuat malas dalam ibadah (HR Abu Nuaim).

6.  Usahakan untuk tidak meniup makanan dan minuman. Apabila minum, janganlah bernafas di dalam tempatnya dan janganlah minum dengan sekali nafas seperti minumnya unta, tetapi minumlah dua atau tiga kali. Jangan lupa untuk mengucapkan basmalah jika kita minum dan bacalah hamdalah jika kita selesai minum (HR Ahmad dan Muslim).[]

Langkah Cara Menjadi Kaya Menurut Islam

Mencari Rezeki dari yang Halal
Carilah rezeki yang halal dalam hidup, karena dengan kekayaan yang halal maka akan menentramkan hati kita juga. Sebaliknya, jika kita tidak mendapatkannya dengan sesuatu yang halal, maka biasanya akan membuat hidup kita di masa yang akan datang menjadi penuh masalah dan beban moral di kemudian hari.
Menyambung Tali Silaturahmi
Sering-seringlah berkunjung ke sanak saudara, baik saudara dekat maupun saudara jauh, karena silaturahmi akan melancarkan pintu rezeki bagi setiap umat yang menjalaninya. Rasulullah SAW bersabda = “Barangsiapa yang senang untuk dilapangkan rejekinya, atau ditunda umurnya, maka hendaknya ia bersilaturahmi” (muttafaqun ‘alaih)
Bekerja saat Pagi Hari
Bangunlah di saat pagi hari, carilah rezekimu ketika matahari mulai terbit. Ya, kalau orang tua zaman dulu selalu menasehati kita agar bangun pagi, biar rezekinya tidak dipatok ayam, hehehe. Hal itu menunjukkan bahwa rezeki yang dicari oleh manusia haruslah dicari dan dijalani ketika pagi hari. Hal tersebut bermakna bahwa manusia haruslah hidup teratur dan semangat dalam mengejar rezekinya, dan itu dimulai ketika pagi tiba di saat sebagian orang yang lain mungkin masih tidur ataupun bermalas-malasan di rumah.
Bekerja Mencari Rezeki dengan Hati yang Qona’ah, Tidak Dipenuhi Ambisi dan Tidak Serakah
Hal tersebut menunjukkan bahwa sesuatu yang berlebihan itu memang tidak baik. Sesuatu yang instan itu jarang bertahan lama, ataupun sering mengalami kegagalan. So, carilah rezeki itu dengan hati yang tulus, ikhlas, dan senang. Janganlah terlalu berambisi, karena orang yang sangat berambisi cenderung dapat berbelok ke jalan yang tidak benar dan menghalalkan segala cara. Ibarat ilmu, semua butuh proses dan pengalaman.
Bertaubat dari Segala Perbuatan Dosa
Saatnya mendekat dan selalu berikhtiar kepada Nya. Jauhkanlah diri dari perbuatan yang dilaknat oleh Allah. Jika kita bertaubat, maka Insya Allah pintu rezeki pun juga dapat terbuka lebar. Jika kita memiliki hati yang lurus, perbuatan yang lurus, maka proses menjadi kaya pun juga menjadi lurus. amin
Membayar Zakat atau Sedekah
“Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah” (Al Baqarah 276). Firman Allah tersebut jelas menunjukkan bahwa sedekah sangat bernilai harganya. sedekah kepada orang lain bernilai 10, kepada orang yang kita kenal bernilai 100, kepada sanak saudara bernilai 1000. Sering-seringlah sedekah dan melaksanakan zakat. Semakin kita banyak memberi, maka Insya Allah kita juga akan semakin banyak menerima rizki dari Nya.
Mensyukuri Segala Nikmat
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku) maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih” (Ibrahim : 7). Ayat tersebut bermakna bahwa kita hendaknya senantiasa mensyukuri nikmat dan rezeki yang telah diberikan Allah kepada umatnya. Rezeki, baik itu banya ataupun sedikit jumlahnya, harus senantiasa kita syukuri dan nikmati segala nikmat yang kita punya. Sungguh kenikmatan yang diberikan oleh Nya sangat banyak dan sangat berarti, dan kita sebagai manusia wajib tuk mensyukurinya.

                           Tata Cara Melatih Kesabaran :

1. Biasakan dirimu untuk mendoakan dengan ikhlash dan sungguh-sungguh sampai meneteskan airmata, mereka yang telah : merugikanmu, memfitnahmu, menganggumu, menyinggung dan menyakitkan hatimu, menceritakan atau membuka aib-aibmu, dan membuatmu muak, dengan doa yang sebaik-baiknya. Misalnya :
~ "Ya Alloh, berilah taufiq dan hidayahMU, umur yang panjang, harta yang melimpah, kesehatan yang baik, kedudukan yang kokoh dan anak-cucu yang pandai kepada si fulan / fulanah".
~ Apabila dia muslim maka tambahkanlah dengan : "Ya Alloh, Ampunilah segala dosa-dosanya".

2. Apabila dijambret, kecopetan, kemalingan, ditipu, sedangkan barang-barang tersebut atau uang tersebut tidak ada hubungannya dengan perjuangan Islam, maka berdoalah :
~ "Ya Alloh, semoga yang mendapatkan barang / uang saya tersebut menjadi orang yang ada gunanya untuk Islam".
~ Kemudian ucapkanlah : "Inna Lillahi Wa inna Ilaihi Roji'un".

3. Apabila engkau sangat lapar dan haus kemudian dihidangkan kepadamu makanan dan minuman yang kamu gemari dengan penuh keramahan, maka janganlah tergesa-gesa memakan dan meminumnya sebelum berdoa :
~ "Ya Alloh, jadikanlah hamba orang yang pandai mensyukuri nikmat-nikmatMU".
~ "Ya Alloh, dari energi yang ada pada hidangan ini jadikanlah hamba orang yang kuat memperjuangkan agamaMU. Jadikan hamba penerus misi para Nabi, Para Rosul dan Para wali-waliMU".
~ "Ya Alloh, Jika di dalam makanan dan minuman ini ada racun, virus, bibit-bibit penyakit jasmani dan rohani, ada santet dan guna-gunanya, maka hamba benar-benar berlindung diri kepadaMU".


Adapun cara melatih diri untuk mendapatkan sabar, antara lain:*
1. Mengkikhlaskan niat kepada Allah SWT, bahwa ia semata-mata berbuat hanya untuk-Nya. Dengan adanya niatan seperti ini, akan sangat menunjang munculnya kesabaran kepada Allah SWT.
2. Memperbanyak tilawah (baca; membaca) al-Qur’an, baik pada pagi, siang, sore ataupun malam hari. Akan lebih optimal lagi manakala bacaan tersebut disertai perenungan dan pentadaburan makna-makna yang dikandungnya. Karena al-Qur’an merupakan obat bagi hati insan. Masuk dalam kategori ini juga dzikir kepada Allah.
3. Memperbanyak puasa sunnah. Karena puasa merupakan hal yang dapat mengurangi hawa nafsu terutama yang bersifat syahwati dengan lawan jenisnya. Puasa juga merupakan ibadah yang memang secara khusus dapat melatih kesabaran.
4. Mujahadatun Nafs, yaitu sebuah usaha yang dilakukan insan untuk berusaha secara giat dan maksimal guna mengalahkan keinginan-keinginan jiwa yang cenderung suka pada hal-hal negatif, seperti malas, marah, kikir, dsb.
5. Mengingat-ingat kembali tujuan hidup di dunia. Karena hal ini akan memacu insan untuk beramal secara sempurna. Sedangkan ketidaksabaran (isti’jal), memiliki prosentase yang cukup besar untuk menjadikan amalan seseorang tidak optimal. Apalagi jika merenungkan bahwa sesungguhnya Allah akan melihat “amalan” seseorang yang dilakukannya, dan bukan melihat pada hasilnya. (Lihat QS. 9 : 105)
6. Perlu mengadakan latihan-latihan untuk sabar secara pribadi. Seperti ketika sedang sendiri dalam rumah, hendaklah dilatih untuk beramal ibadah dari pada menyaksikan televisi misalnya. Kemudian melatih diri untuk menyisihkan sebagian rezeki untuk infaq fi sabilillah, dsb.
7. Membaca-baca kisah-kisah kesabaran para sahabat, tabi’in maupun tokoh-tokoh Islam lainnya. Karena hal ini juga akan menanamkan keteladanan yang patut dicontoh dalam kehidupan nyata di dunia.
(*Sumber: www.eramuslim.com)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Implementasi Softskills Dapat Meningkatkan Kesantunan Berbicara

POSTER DAN SLOGAN